Lapangan dan Peralatan Judo


  1. Lapangan

Lapangan untuk olahraga judo, biasanya disiapkan khusus, agar tidak membahayakan penonton. Ukuran arena pertandingan adalah 8 x 8 meter dan matras berwarna hijau.

  1. 2. Pakaian
    1. Baju yang longgar dan berlengan panjang menutupi separuh siku
    2. Celana yang longgar dan men utupi separuh kaki (sedikit di bawah lutut)
    3. Ikat pinggang penjangnya iebih dari dua kali !ingkaran badan dengan warna merah atau putih
  2. B. Cara Bermain Judo

Para pejudo berhadapan satu sama lain dalam jarak 4 meter. berdiri membungkuk, dan mulai bertarung ketika wasit berteriak hajime. Gerakan harus dimulai dari posisi berdiri. Masing-masing akan berusaha menangkap, membanting atau melempar lawannya dengan teknik tertentu. Melempar dengan kekuatan seimbang, mengangkat di atas bahu, dengan membuat cekikan pengunci yang efektif selama 30 detik.

Pertandingan judo dibagi dalam kelas-kelas:

  1. Kelas buiu sampai dengan di bawah 59 kg
  2. Kelas ringan 59 sampai dengan di bawah 63 kg
  3. Kelas menengah ringan 63 sampai dengan di bawah 70 kg
  4. Kelas menengah 70 sampai dengan di bawah 80 kg
  5. Kelas ringan berat 80 sampai dengan di bawah 93 kg
  6. Kelas berat berat 93 kg ke atas
  7. Kelas all weight adalah kelas bebas

Lamanya pertandingan, minimum 3 menit dan maksimum 20 menit: Pejudo boleh berhenti sementara kalau wasit meneriaki “matte”. Beberapa pelanggaran atau tindakan-tindakan yang tidak diperbolehkan:

  1. Menyapu serangan kaki musuh dari samping
  2. Mencoba melempar musuh dengan memilih kaki di sekitar kakinya jatuh ke belakang ketika musuhnya memegang kuat ke belakang dan mengontrol gerakan lainnya
  3. Mengangkat sikap pertahanan yang luar biasanya tanpa menyerang

 

  1. Menarik musuh ke bawah untuk memulai teknik dasar
  2. Memegang kaki musuh untuk mengubah newaze
  3. Meletakkan tangan, lengan dan kaki pada wajah atau mengambil “judogi” dengan mulut
  4. Kaki berada pada leher musuh ketika mencoba berdiri atau berlutut mengangkat musuhnya
  5. Memasang sambungan pengunci, kecuali sambungan siku
  6. Membahayakan tulang punggung atau leher musuh
  7. Mengangkat musuh terbaring di belakang lapangan
  8. Mematahkan punggung jari

Dalam pertandingan judo setiap pelanggaran dari hal-hal yang sudah dinyatakan terlarang akan diadakan sangsi terhadap pelanggarannya, sedangkan lawannya mendapatkan angka.

Ada empat macam hukuman atau sanksi sesuai dengan ringan atau beratnya pelanggaran yang ringan.

  1. Shido (catatan) apabila salah seorang peserta tersangkut pada suatu pelanggaran yang ringan
  2. Ghui (catatan) apabila setiap peserta mengulangi petanggaran ringan, sedang kepada lawannya mendapat angka
  3. Keikdcu (peringatan) apabila mengulangi pelanggaran yang serius, seperti tertera pada tindakan-tindakan yang dilarang
  4. Herrsofcwnake (diskualifikasi) apabila peserta mengulangi pelanggaran-pelanggaran yang lebih serius, tersangkut pada suatu pelanggaran yang sangat berat

Beberapa seni melempar atau membanting adalah sebagai berikut:

  1. Ashi-waaza, dimana yang lebih utama adalah kaki. Yang termasuk teknik ini adalah:
a. hizu gurama e. ‘ko-soto-gake
b. o-uchi-gari f.  harai-isurikumi-ashi
c. ashi-guruma g. ko-soto-gari
d. uchi-mata h. sase-tsurikurni-ashi

 

  1. Ma-sutemi-waza adalah seni mefempar dengan menjatuhkan badan sambil berbaring. Yang termasuk ke dalam teknik adalah:
  2. tomoe-nage
  3. sumi-gaeshi
  4. ura-nage
    1. Yoko-sutemi-waza adalah seni melempar dengan menyamping (samping badan di lantai). Yang termasuk ke dalam teknik ini adalah:
    2. uki-waza
    3. yoko-wakare
    4. tani-ofoshi
    5. yoko-guruma
    6. yoko-gake

Beberapa teknik menahan lawan adalah sebagai berikut:

  1. Katame-waza
    1. Osae-komi-waza, yaitu teknik menahan lawan dalam suatu posisi tertentu. Yang termasuk ke dalam teknik ini adalah sebagai berikut:

1) kesa-gatame                                5) yoko-shiho-gatame

2) kami-shiho-gatame                     6) ushiro-kesa-gatame

3) kuzure-kami-shiho-gatame         7) tate-shiho-gatame

4) kata-gatame

  1. Shime-waza adalah teknik men,eekik pada leher lawan

1) nawi-yuyi-yime                          4) kata-yiyu-yime

2) gyaku-yuyi-yime                        5) Hadaka-yime

3) kata-ha-yime                               6) okiru-ari-yime

  1. Kansetsu-waza adalah mengunci persendian siku lawan

1)   ude-garame

2)   ude-hishigi-waki-gatame

3)   ude-hishigi-gatame

4)   ude-hishigi-gatame

5)   ude-hishigi-gatame

  1. Teknik Melempar (kata)

Untuk dapat melakukan teknik melempar (kata) haruslah benar-benar telah menguasai teknik jatuhan (ukemi), karena setiap lempara,n atau bantingan tentu erat hubunganya dengan teknik jatuhan. Urutan melakukan latihan lemparan ini oleh para ahli telah digolong-golongankan menurut tongkat kesukaran dan faktor-faktor bahaya yang bisa ditimbulkannya, yaitu dari yang termudah ke yang tersulit.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s